Review Menanti Cinta: Cinta Tak Pernah Membebani

Cinta tak pernah membebani justru meringankan yang memilikinya…

Cinta memang tak pernah bosa untuk dibahas ataupun dirasakan karena tanpa cinta hidup seperti raga tanpa jiwa. Cinta mampu menghidupkan ambisi bahkan mampu menjadikannya sebagai bahan bakar untuk terus semangat. Cinta bahkan datang tanpa pernah permisi karena hati begitu lembut untuk memaksanya datang maupun pergi.

Namun, cinta yang digambarkan Adam Aksara dalan novel Menanti Cinta ini begitu ringan. Kisahnya bisa ditemukan dalam kehidupan nyata bahkan boleh jadi Anda yang membacanya pernah mengalami hal yang sama dengan tokoh dalam novel ini

***

 

Judul: Menanti Cinta

Penulis: Adam Aksara

Penerbit: Mozaik Indie Publisher

Tahun Terbit: 2014

Tebal: viii +221 halaman

ISBN: 978-602-1497234

Alex dan Claire adalah dua psangan yang kemudian terjalin rasa satu sama lain. Perbedaan derajat dan latar belakang keluarga menjadikan kisah cinta mereka pun terlihat sulit. Alex sendiri orang yang jenius dengan kemampuannya di bidang kimia meskipun harus mengalami ketidaksempurnaan dalam hal fisik. Sementara Claire, wanita biasa yang lahir dari keluarga bermasalah. Kehidupan pelacur serta mabuk-mabukan sudah menjadi hal yang biasa dilihat dalam keluarganya.

Claire bahkan menjadi incaran sang Ibu untuk dijual dalam area pelacuran. Namun Claire tak pernah setuju dan mencoba bekerja sebagai pramusaji di sebuah restoran cepat saji. Meskipun Claire masih berstatus sebagai mahasiswi, tempat dimana Alex mengajarkan ilmu kimianya. Hanya jalan itu untuk menghindari kekacauan yang sering terjadi di rumahnya.

Seiring berjalannya waktu, Alex menjadi simpati dan jatuh cinta pada Claire. Claire pun menanggapi cinta Alex namun harus terpisah jarak karena cita-cita Claire di negara lain. Alex pun merelakan Claire pergi dan tak pernah mengekangnya. Namun, di satu sisi sebenarnya ada rasa tak kuasa hidup jauh dari Claire sejak perasaannya semakin sayang dan cinta. Hingga sebuah kecelakaan menjadikan Alex tewas tanpa ada Claire di sampingnya. Alex hanya tak pernah ingin membebani Claire dengan cintanya.

Claire menyesali pilihannya mengejar cita-cita namun baginya tak pernah terlambat jika menyusul Alex kemudian dengan caranya sendiri…

***

Awalnya saya terganggu dengan sosok penulis yang diminta untuk menuliskan biografi Alex ke dalam sebuah buku. Alurnya seperti loncat sehingga sulit menemukan benang merah. Tetapi tetap merasakan bagaimana penulis dengan antusias menuliskan kisah kasih Alex bersama kemampuan Alex membangun sebuah perusahaan kimia yang berkembang pesat. Claire dijadikan sang penulis biografi sebagai sumber penting dalam mebuat kisah Alex. Sebab Claire satu-satunya saksi hidup yang tahu Alex lebih dekat setelah saudara-saudara Alex lainnya.

Menarik untuk sebuah novel cinta dan saya senang karena mengangkat tokoh dengan kemampuan kimia. Saya juga berlatar pendidikan kimia soalnya Namun, dari segi cetakan mungkin lebih diperbaiki lagi karena ada beberapa halaman yang mudah lepas. Boleh jadi proses pengeleman tidak begitu baik.

Saya beri 3 dari 5 bintang untuk novel ini…