Review A Miracle of Touch: Ketika Sentuhanmu Mengalihkan Duniaku

Dan segala sesuatu tentang kamu bisa apa saja…

Ada rindu, ada luka, ada cinta, juga ada lara…

Kuterima semuanya tanpa ingkar…

Kunikmati sentuhanmu…

Sepahit atau semanis apapun itu…

Pernikahan memang sesuatu yang kompleks. Tak hanya ketika menjalani hubungan dengan lawan jenis karena ikatan suci. Tetapi sebelum memasuki jenjang pernikahan tentu juga harus melalui proses. Meskipun tak semua orang mengalami masa mudah. Dan bukan berarti sedikit yang mengalami kesulitan.

Begitupun Riawani Elyta, penulis Novel A Miracle of Touch, memberikan “sentuhan” berbeda dalam perjuangan seorang wanita dalam mencari jodoh dan menjalani pernikahan. Tokoh Talitha seolah nyata dalam menjalani kisah pencarian sosok pria yang akan menjadi pendamping hidupnya di tengah ancaman akan tersingkir dari lingkungan pekerjaan.

Kisah Talitha seakan menghentak sejenak batin saya sendiri. Bertahan hidup di negeri orang bukan hal mudah meskipun sebenarnya sama saja dengan di negeri sendiri. Hanya saja jenis rintangan yang berbeda kadarnya. Tak hanya itu, beban keluarga yang harus terus diberikan kepada ibunya yang menderita kanker dan adik-adiknya yang masih menjalani pendidikan. Belum lagi soal keinginan sang Ibu yang sudah menginginkan anaknya sulungnya menikah.

***

 

Judul: A Miracle of Touch

Penulis: Riawani Elyta

Penerbit: PT. Gramedia Pustaka Utama

Tahun Terbit: 2013

Tebal: 240 halaman

ISBN: 978-979-22-9949-6

Talitha, tokoh wanita dalam novel A Miracle of Touch bekerja sebagai pakar gizi di Singapura. Latar belakang keluarga yang biasa saja. Ibunya sedang berjuang menjalani pengobatan kanker dan adik-adiknya terus berjuang melanjutkan pendidikan dengan biaya dari kakaknya, Talitha. Beban hidup Talitha tak hanya pada terancamnya pekerjaan yang saat ini digeluti tetapi juga beban menanggung biaya pengobatan sang ibu dan juga pendidikan adik-adiknya.

Talitha tak boleh berhenti bekerja hingga harus mencari jalan agar tetap bisa bekerja di Freshy & Healthy Clinic sebagai pakar gizi. Datanglah bantuan kepada kehidupan Talitha sebuah tawaran menikah dengan Ravey Malhotra, putra dari keluarga yang sangat kaya dan terpandang serta keturunan India. Tak mudah menentukan pilihan tetapi tak banyak waktu untuk terlalu banyak berpikir akan tawaran tersebut.

Pernikahan pun terjadi tetapi dengan “perjanjian tak biasa”. Pura-pura? Mungkin juga bisa dikatakan demikian. Namun, tetap saja ijab kabul di depan penghulu, saksi dan juga Tuhan berlaku sah. Hanya saja Talitha dan Ravey harus menjaga jarak untuk menghormati perjanjian tersebut. Talitha terus bersikap layaknya seorang istri di depan ibu mertuanya, Laksmi Malhotra, yang belakangan baru disadari bahwa Laksmi tak pernah suka dengan Talitha. Bukan karena Talitha tak sederajat atau sejenisnya. Tetapi lebih kepada sikap dan sifat Laksmi dalam menyayangi Ravey yang berlebihan.

Hingga suatu saat, “sentuhan” telah memberikan nuansa berbeda pada pernikahan Talitha dan Ravey. Sikap yang tadinya dingin dan juga acuh terhadap satu sama lain mengalami perubahan. Perubahan itupun terjadi begitu saja tanpa direncanakan oleh keduanya. Dan sentuhan mulai membuka mata Ravey dan Talitha serta memperjuangkan pernikahan mereka di depan sang Ibu, Laksmi dan tentunya Tuhan.

Tak mudah menghadapi rintangan dalam mempertahankan pernikahan mereka. Sentuhan yang menguatkan mereka bahwa jalan Tuhan memiliki hikmah yang terkadang luput dari akal pikiran mereka.

***

Overall, Riawani Elyta dalam novel A Miracle of Tocuh ini, selalu memberi daya tarik sendiri. Panas dingin menikmati setiap halaman demi halaman saya rasakan saat membacanya. Tak perlu menunggu waktu berhari-hari menghabiskan novel ini sampai kepada halaman terakhir. Bahkan tak terasa novel yang lumayan tebal tersebut membius rasa penasaran untuk mengetahui akhir dari pernikahan Talitha dan Ravey. Begitupun dengan penyelesaian masalah yang mengganggu rumah tangga mereka. Masalah yang sebenarnya datang dari lingkungan dalam.

Sudah tidak mampu memberikan argumen meragukan mengenai kemampuan Riawani Elyta dalam mengisahkan tokoh dalam novel. Andai saja di akhir cerita sang Ibu, Laksmi Malhotra, tidak melupakan kisah hadirnya Talitha dalam kehidupan keluarga Malhotra. Tetapi tentu berbeda rasanya mungkin ketika menikmati A Miracle of Touch ini

Hmmm… saya beri 4 dari 5 bintang untuk novel ini