Best of Monday Flash Fiction: Ketika Imajinasi Terkadang Membuatmu Liar

Semua orang yang bergelut di dunia kepenulisan tentu sudah tahu apa itu flash fiction. Tetapi tak mengapa jika kemudian saya menuliskan kembali di sini mengenai flash fiction itu sendiri. Bukan bermaksud menggurui kok

Flash fiction merupakan karya tulisan pendek dengan pengharapan adanya twist-ending dalam cerita. Jumlah kata maksimal 1.000 kata. Cerita singkat, padat dan jelas yang artinya tidak bertele-tele dan membahas hanya satu topik saja. Nah, buku Best of Monday Flash Fiction ini lahir dari karya-karya pecinta falsh fiction yang tergabung dalam grup Monday Flash Fiction atau bisa disingkat MFF. Grup ini berkembang di jearing sosial bernama facebook.

Untuk sejarah mengapa grup MFF hadir, rasanya bukan wewenang saya untuk menjelaskannya di sini sebab saya pun sebenarnya bergabung setelah anggota grup MFF sudah terbilang banyak. Saking antusiasnya orang-orang yang mencintai flash fiction, beragam sajian dari grup MFF dapat dinikmati. Penasaran? Silakan saja bergabung di SINI

***

 

Judul Buku: Best of Monday Flash Fiction

Penulis: Grup MFF

Editor: Istiadzah Rohyati

Desain Sampul: @Redcarra

Penerbit: Monday Flash Fiction feat. Nulisbuku.com

Tebal Buku: 168 halaman

Dalam buku Best of Monday Flash Fiction ini terdapat 33 flash fiction terpilih, yang sudah membuat pihak berwenang dipusingkan pastinya untuk memilih karya terbaik dari yang terbaik untuk dibukukan. Dan sangat senang karena salah satu tulisan flash fiction saya ada yang bisa ikut dalam barisan flash fiction terpilih dalam buku ini *promosi

Keseluruhan cerita yang ada di buku Best of Monday Flash Fiction ini memang memiliki twist-ending. Penuturannya sesuai dengan gaya masing-masing penulis. Karya-karya flash fiction yang bisa dinikmati dalam buku ini semuanya bermula dari “pemancing cerita” yang disebut dengan prompt. Sehingga tantangan inilah setiap Senin menjadikan imajinasi harus berkelana dengan liarnya. Memasuki setiap ruang kata yang menghasilkan imajinasi cerita yang lain daripada yang lain.

Ada flash fiction dengan judul Konde, Shioban dan Qarin, Suicide, Domenica, Lorong Waktu dan judul-judul menarik lainnya. Sensasi imajinasi yang tak biasa mampu membawa kita “tidak menduga” akhir dari cerita yang diberikan oleh penulisnya.

***

Mengenai kekurangan, ada lembaran yang dobel sehingga cerita di salah satu judul jadi terpotong. Layout dan desain halaman buku mungkin perlu sentuhan ilustrasi sesuai dengan judul masing-masing cerita. Dan nomor ISBN buku ini tidak ada.

Overall, buku Best of Monday Flash Fiction memang cocok dimiliki bagi pecinta karya flash fiction apalagi yang baru belajar membuat karya tersebut (seperti saya ). Bahkan hasil-hasil karya penulis buku ini  yang tidak sempat masuk ke dalam buku ini bisa dibaca di blog mereka masing-masing.